Estimasi Sumberdaya Batubara Menggunakan Metode Circular dengan Software Surpac 6.3 Pada Pit. 7 PT. Lamindo Inter Multikon Bunyu Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara

Giani Veronika Suppa', Bevie M Nahumury, Fandi A Ginting

Abstract


PT. Lamindo Inter Multikon merupakan perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan batubara yang berlokasi di Pulau Bunyu, Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. PT. Lamindo Inter Multikon. Estimasi sumberdaya Batubara berperan penting dalam penaksiran nilai sumberdaya bahan galian tersebut, sehingga pemilihan metode estimasi harus sesuai dengan karakteristik geologi keterdapatannya, karena dapat menentukan tingkat keyakinan geologi endapan bahan galian tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tonase batubara berdasarkan tingkat kepercayaan geologi ke dalam kategori  sumberdaya Tereka,terunjuk, dan terukur menggunakan metode Circular. Data yang diperoleh dari penelitian ini yaitu data pemboran sebanyak 7 titik bor. Data hasil pemboran yang telah didapatkan kemudian diolah menggunakan rumus perhitungan Volume dan Tonase Batubara, yaitu dengan mengkalikan tebal rata-rata Batubara dengan luas terkoreksi sumberdaya Batubara,untuk sumberdaya tereka diperoleh 215.863.029,63 m³, untuk sumberdaya terunjuk 150.838.191,36 m³, dan sumberdaya terukur 98.968.038,57 m³ kemudian dikalikan dengan densitas batubara yaitu 1,3 ton/m³.Estimasi sumberdaya tereka dengan radius 700 m diperoleh tonase batubara 280.621.938,51 ton,sumberdaya terunjuk dengan radius 500 m diperoleh tonase 196.089.648,76 ton, dan sumberdaya terukur dengan radius 250 m diperoleh tonase 128.658.450,14 ton.

 


Full Text:

PDF

References


Akuanbatin, H., Rosandi, T., dan Samuel, L. 1984. Depositionalenvironment of the hydrocarbon bearing Tabul, Santul and Tarakan Formation at Bunyu Island, N. E. Kalimantan, Indonesia, Proceeding Indonesian Petroleum Association 13th Annual Convention.

Alcamo I.E. 1996. Laboratory fundamentals of microbiology. Farmingdale: Addison Wesley publishing company.

Allen, G.P., Laurier, D., Thouvenin, J., 1976. Sediment Distribution Pattern in the Modern Mahakam Delta. Proceedings Indonesian Petroleum Association, 5th Annual Convention, June, pp.159-178

Anonim, 2012. Peta BAPPEDA Kab. Bulungan. Anonim, 2021. Peta Republik Indonesia.

Arif, I. (2012). Batubara Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Badan Standardisasi Nasional. (2019). Standar Nasional Indonesia. Pedoman Pelaporan Hasil Eksplorasi, Sumber Daya, Dan Cadangan Batubara, 50,15.

Badan Standardisasi Nasional. (2019). Standar Nasional Indonesia. Pedoman Pelaporan Hasil Eksplorasi, Sumber Daya, Dan Cadangan Batubara, 15,50.

Bsn. (2019). Sni 5015:2019 Pendoman Pelaporan Hasil Eksplorasi, Sumber Daya, Dan Cadangan Batubara. Jakarta: Bsn.

Buana, S., Nurhakim, & Hakim, R. N. (2020). Perhitungan Sumberdaya Batubara Menggunakan Metode Polygon Dan Metode Isoline Pada Wilayah IUP PT Usaha Baratama Jesindo. Himaspta, 5-8.

Faid, M. (2019). Modul Pemodelan Geologi Batubara Menggunakan Software Minescape Rev.00. Yogyakarta.

Gayana, K. (2005). Diktat Kuliah TE - 4211 Eksplorasi Batubara Bagian A: Genesa Batubara. Bandung: Itb.

Indonesia Mining Institut. (2022). Era Baru Batubara Indonesia. Jakarta: Indonesia Mining Institut.

Islamy, F. (2016). Geologi Dan Pola Sebaran Serta Kemenerusan. Geologi Dan Pola Sebaran Serta Kemenerusan, 12-13.

Sukandarrumidi. (1995). Batubara Dan Gambut. Yogyakarta: Gadjah Mada Univesity Press.

Thomas, L. (2002). Coal Geology. Southern Gate, Chichester, United Kingdom: John Wiley & Sons Ltd. The Atrium.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jtm.v11i2.10359

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats