ANALISIS PERCEPATAN WAKTU DENGAN MENGGUNAKAN METODE TIME COST TRADE OFF PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUSUN 1 KOTA SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR
Abstract
Penelitian ini menggunakan metode Time Cost Trade Off (TCTO), proses ini dimulai dengan mencari lintasan kritis melalui program Microsoft Project 2016, percepatan dilakukan untuk mendapatkan cost lope dan total cost, kemudian metode Least Cost Analysis digunakan untuk mendapatkan perubahan biaya dari penambahan jam kerja. Data yang diperlukan adalah RAB, daftar analisa harga satuan pekerjaan, jadwal waktu pelaksanaan. Percepatan dilakukan dengan melakukan penambahan jam kerja (waktu
lembur) dari jam kerja normal.
Berdasarkan data serta hasil analisis dan pembahasan yang dilakukan jumlah kegiatan kritis yang diperoleh adalah 7 kegiatan dari 14 kegiatan proyek dengan durasi normal proyek adalah 434 hari. Durasi yang diperoleh setelah dilakukan percepatan dengan metode Time Cost Trade Off yaitu 422 hari dengan waktu percepatan sebesar 12 hari atau efisiensi waktu proyek sebesar 0.25 %. Biaya optimal yang diperoleh setelah melakukan percepatan dengan penambahan jam kerja yaitu sebesar Rp
35.314.459.000,00 dari total biaya normal sebesar Rp 34.529.890.000,0.
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.30872/ts.v3i2.3253
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2020 Teknologi Sipil
Editor Teknik Sipil Mulawarman Address:
ISSN 2252-7613 (Print) | ISSN 2964-5212 (Online)
Published by: Mulawarman University
Managed by : Civil Engineering Department
Jalan Sambaliung No.9 Sempaja Selatan Samarinda Utara,
Kalimantan Timur 75117 - Indonesia
E-mail: jtsunmul@gmail.com
OJS: e-journals.unmul.ac.id/index.php/TS
Contact Person: Mardewi Jamal
Civil Engineering Mulawarman by https://e-journals.unmul.ac.id/index.php/TS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the CC BY-SA license, authors and other users are able to reprint, distribute or use the material for commercial purposes so long as they give attribution to the journal Informatika Mulawarman and license the republished material under the same license.