Hubungan Antara Kesesakan dan Coping Stress Dengan Perilaku Agresi Narapidana
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aday, H. A. (1994). Aging In Prison: A Case Study onf New Elderly Offenders. International Journal of Offenders’ Therapy. 38 (1): 79-91
Agnesia, A., Halim, A., & Manurung, I. (2014). Mekanisme Koping Narapidana Kasus Narkoba Yang Menjalani Vonis Masa Hukuman Di Lembaga Pemasyarakatan. Jurnal Keperawatan. 10(1): 97-103
Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Arza, C. (2002). Environmental Psychology and Urban Planning: Where Can the Twain Meet? Dalam Robert B. Bechtel & Arza hurchman (eds.). Handbook of Enviromental Psychology. h: 191-200. New York: Wiley & Sons.
Buss, A. H., & Perry, M. (1992). The Aggression Questionnaire. Journal of Personality and Social Psychology, 63(3), 452-459.
Cholidah, L., Ancok, D., & Haryanto, H. (1996). Hubungan Kepadatan Dan Kesesakan Dengan Stres Dan Intensi Prososial Pada Remaja Di Pemukiman Padat. Psikologika. 1, 56-64.
Dunkin, K. (1995). Developmental Social Psychology from Infancy an Old Age. Oxford: Blackwell Publisher Ltd.
Feldman, R. (2008). Understanding Psychology. Edisi 8. Boston: MacGrow Hill.
Franklin, T. W., Franklin, C. A., & Pratt, T. C. (2006). Examining the Empirical Relationship Between Prison Crowding and Inmate Misconduct: A Meta-analysis of Conflicting Research Results. Journal of Criminal Justice. 34 (2006), 401-412.
Gifford, R. (1987). Environmental Psychology Principles and Practice. London: Allyn & Bacon, Inc.
Hall., & Lindzey. (1993). Psikologi Kepribadian. Jakarta: Rajawali Pres.
Hidayat, F., & Harsono, Y. T. (2019). Pelatihan Coping Stres untuk guru mantan Kombatan GAM di Daerah Istimewa Aceh. PLAKAT (Pelayanan Kepada Masyarakat), 1(1), 79-84.
Kaya, N., & Weber, W. J. (2003). Cross-Cultural Differences in The Perception of Crowding and Privacy Regulation. American and Turkish Student. Journal of Environmental Psychology, (23), 301-309.
Krahe, B. (2005). Perilaku agresi. Terjemahan oleh Helly Prajitno & Sri Mulyantini Soetjipto. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Loo, C. M. (1975). The Psychological Study of Crowding: Some Historical Roots and Conceptual Developments. The American Behavioral Scientist, 18 (6), 826-842.
Maimunah. W., & Hariyadi. S. (2016). Hubungan Antara Kesesakan Dengan Privasi Pada Mahasiswa Yang Tinggal Di Pondok Pesantren.
McGuire, J. (2018). Understanding Prison Violence: a Rapid Evidence Assessment. Analytical Summary 2018 HM Prison & Probation Service. Diakses pada tanggal 18 September 2019.
Myers, D. G. (2012). Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.
Muhliansyah, M. (2018). Pengaruh Kesesakan dan Adaptasi Terhadap Stress Lingkungan. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(3).
Nevid J. S., Rathus A. S., dan Greene, B. 2005. Psikologi Abnormal. Jakarta: Erlangga.
Ningrum, R. A. (2014). Urgensi Pengaturan Keamanan Dan Ketertiban Dalam Lembaga Pemasyarakatan Di Indonesia. Jurnal Hukum: http://hukum.studentjournal.ub.ac.id/index.php/hukum/article/view/750. Diakses pada tanggal 21 Januari 2019.
Nurmina, N., Aviani, Y. I., Hermaleni, T., Rusli, D., & Lubis, A. (2019). Asesmen Dan Intervensi Psikologi Untuk Mengurangi Stres Psikologis Pada Para Ibu Di Desaku Menanti. PLAKAT (Pelayanan Kepada Masyarakat), 1(2), 144-152.
Rahman, A. A. (2013). Psikologi Sosial Integrasi Pengetahuan Wahyu Dan Pengetahuan Empirik. Jakarta: Rajawali Pers.
Rocheleau, A. M. K. (2014). Prisoners’s Coping Skills and Involvement In Serious Prison Misconduct and Violence. Victims & Ofenders: An International Journal of Evidence-based Research, Policy,and Practice. 9 (2): 149-177.
Sarwono, S. W. (2010). Teori-teori Psikologi Sosial. Jakarta: Rajawali Press.
Sears, D. O., Freedman, J. L., & Peplau, L. A. (2004). Psikologi Sosial Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Sholichatun, Y. (2011). Stres dan Strategi Coping Pada Anak Didik di Lembaga Pemasyarakatan Anak. Jurnal Psikologi Islam. 8 (1), 23-42.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suhesty, A., Setiaji, A., Amalia, R., & Wibisono, M. D. (2019). Seminar “kenakalan remaja, pencegahan dan penanggulangannya”. PLAKAT (Pelayanan Kepada Masyarakat), 1(1), 71-78.
Sunarko, G., Anward, H.H., & Erlyani, N. (2014). Peranan Kesesakan Terhadap Perilaku Agresi Pada Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Anak Kelas IIA Martapura. Jurnal Ecopsy, 1(3), 84-87.
Susantyo, B. (2011). Memahami Perilaku agresi: Sebuah Tinjauan Konseptual. Informasi, informasi, 16(03), 189-202.
Taylor, S. E. (2006). Health Psychology. Sixth Edition. New York: McGraw-Hill.
Wade, C., & Tavris. C. (2009). Psikologi Edisi Kesembilan Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
Yildrim, K., & Alkalin. B. A. (2007). Perceived Crowding in a café/ Restaurant with Different Seating Densities. Journal of Building and Environment (42) 3410-3417.
Zahra, C. F., & Kawuryan, F. (2015). Coping Stres Pada Remaja Broken Home. Proceeding Seminar Nasional Selamatkan Generasi Bangsa Dengan Membentuk Karakter Berbasis Kearifan Lokal, Surakarta: 13 Juni 2015. Hal 52-62.
DOI: http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v8i2.4903
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2020 Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Indexing by :
________________________________________
PSIKOBORNEO: Jurnal Ilmiah Psikologi Published by Faculty of Social and Political Siences, University of Mulawarman, Samarinda, East Kalimantan and This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________
PSIKOBORNEO: Jurnal Ilmiah Psikologi
Department of Psychology
Faculty of Social and Political Siences, University of Mulawarman
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Phone: +62 813 35350368
E-Mail: psikoborneo@gmail.com / psikoborneo@fisip.unmul.ac.id