Estimasi Sumber Daya Batubara Menggunakan Metode Poligon Pada PT. Jhonlin Baratama Kecamatan Sebamban, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan

Trio Dzulfikar, Bevie Nahumury, Rahmat Indrajati, Lia Medy Tandy

Abstract


Perhitungan sumber daya batubara merupakan hal dasar yang harus dilakukan dalam setiap kegiatan tambang, hal tersebut merupakan langkah awal yang nantinya akan digunakan sebagai kajian dalam tahapan selanjutnya (eksploitasi). Perhitungan sumber daya batubara yang akurat membantu para perancang tambang untuk membuat rencana penambangan yang optimal, baik dari segi produksi, segi waktu dan segi efisiensi biaya, yang bermuara pada pengambilan keputusan dalam teknis eksploitasi cadangan yang bernilai ekonomis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik batubara didaerah penelitian, mengetahui pola sebaran lapisan batubara, serta mengetahui besaran sumber daya tereka, tertunjuk dan terukur pada PT. Jhonlin Baratama di IUP GAJ Kecamatan Sebamban, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan. Berdasarkan data geologi regional daerah penelitian, termasuk ke dalam cekungan Barito dan termasuk ke dalam Formasi Warukin berumur Miosen Tengah sampai Miosen Akhir.

Metode yang digunakan dalam perhitungan sumber daya batubara adalah metode Poligon Donut dengan menggunakan aplikasi Ventyx Minescape 5.7. Data yang digunakan yaitu data pemboran sebanyak 38 titik bor, data survei, serta data litologi. Data hasil pemboran yang telah didapatkan kemudian diolah menggunakan aplikasi Ventyx Minescape 5.7 sehingga diperoleh luas area sebesar 1229,32 Ha, dan hasil estimasi sumber daya tereka sebesar 4,326,355 ton, sumber daya tertunjuk sebesar  3,891,293 ton, dan sumber daya terukur sebesar 115,700,907 ton.


Full Text:

PDF

References


Adrian, Deddi. 2017. Identifikasi Sebaran dan Estimasi Sumberdaya Batubara Menggunakan Metode Poligon Berdasarkan Interpretasi Data Logging Pada Lapangan "ada" Sumatera Selatan. Universitas Lampung: Bandar Lampung.

Anggayana, K. (2005). Diktat Kuliah TE - 4211 Eksplorasi Batubara Bagian A: Genesa Batubara. Bandung: ITB.

Anonim. 2009. Pedoman Pelaporan dan Estimasi Sumber daya dan Cadangan Batubara. Pusat Sumber daya Geologi.

Arif, I. (2012). Batubara Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Badan Standarisasi Nasional. (2019). Standar Nasional Indonesia. Pedoman Pelaporan Hasil Eksplorasi, Sumber Daya, Dan Cadangan Batubara, 50,15.

Badan Standarisasi Nasional 5015:2011, 2011, Klasifikasi Sumber daya dan Cadangan Batubara, Rancangan Standarisasi Nasional Indonesia.

Balfas, Muhammad Dahlan, 2015. Geologi Untuk Pertambangan Umum: Graha Ilmu.

BSN. (2019). SNI 5015:2019 Pendoman Pelaporan Hasil Eksplorasi, Sumber Daya, dan Cadangan Batubara. Jakarta: BSN.

Buana, S., Nurhakim, & Hakim, R. N. (2020). Perhitungan Sumber Daya Batubara Menggunakan Metode Polygon Dan Metode Isoline Pada Wilayah IUP PT Usaha Baratama Jesindo. HIMASPTA, 5-8.

Dirga, Juli 2012, “Metode dan Perhitungan Endapan Batubarfa“.http://www.dirgamining.blogspot.co.id

Faid, M. (2019). Modul Pemodelan Geologi Batubara Menggunakan Software Minescape Rev.00. Yogyakarta.

Geografi, Guru.id. (2018)11 teori terbentuknya batubara Indonesia Mining Institut. (2022). Era Baru Batubara Undonesia. Jakarta: Indonesia Mining Institut.

Islamy, F. (2016). Geologi Dan Pola Sebaran Serta Kemenerusan. Geologi Dan Pola Sebaran Serta Kemenerusan, 12-13.

Muchjidin, 2006. Pengendalian Mutu dalam Industri Batubara. ITB: Bandung.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara. (2009). Ensiklopedia batubara. Bandung, 681.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara, Bandung, 32.

Rijwan, I., Sulistyohadi, F., Yaskuri, D., Hudaya, G.K., & Huda M. (2010). Pengembangan teknologi proses upgrading batubara peringkat rendah (coal drying andbriqueetting).




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/jtm.v12i1.10255

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats