Identifikasi jenis anura dengan bioakustik pada kawasan Hutan Lindung Sungai Wain, Kalimantan Timur

Gresya Munda, Chandradewana Boer, Sutedjo Sutedjo, Mochamad Syoim

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara identifikasi amfibi menggunakan suara (Bioakuistik) pada Kawasan Hutan Lindung Sungai Wain untuk kepentingan mengumpulkan database suara amfibi untuk mempermudah dan membantu peneliti-peneliti yang lainnya untuk identifikasi. Penelitian ini dilakukan dengan munggunakan metode transek jalur dan merekam suara dengan menggunakan telepon genggam (Handphone) pada lokasi penelitian yang diduga sebagai Habitat satwa yang akan diamati Hasil penelitian perekaman suara katak sesuai dengan data yang ditemukan hanya dapat dilakukan kepada 8 jenis, yaitu Pulchrana baramica, Indosylvirana nicobariensis, Rhacophorus pardalis, Kurixalus chaseni, Hylarana erythraea, Ingerophrynus divergens, Pulchrana picturata, dan pulchrana laterimaculata. Adapun rekaman yang ditemukan dengan jenis yang sama tetapi individu yang berbeda dan ada pula beberapa jenis yang tidak dapat direkam suaranya. Berdasakan data yang ditemukan di lapangan dapat diketahui bahwa masing-masing Jenis ini memiliki ciri dan karakter suara masing-masing terlihat dari variasi frekuensi dan gap antar nada pulse setiap jenis. Adapun beberapa jenis sama yang ditemukan pada dua lokasi yakni terlihat bahwa frekuensi suara jenis tersebut tidak jauh berbeda kecuali pada gap nada pulse ada perbedaan yang cukup signifikan. Variasi suara individu katak dari jenis yang sama dibedakan dengan frekuensi dan durasi masing-masing jenis suara katak.

Keywords


Amfibi, Bioakuistik, Herpetofauna dan Perilaku satwa

Full Text:

PDF

References


Akhyari, H. (2015, Maret). Inilah katak terbang yang menakjubkan. Mongabay. https://www.mongabay.co.id/2015/03/26/inilah-katak-terbang-yang-menakjubkan/

Badnet. (2016). Pengertian dan fungsi zona riparian. Generasi Biologi Indonesia.

Brillet, C., & Paillette, M. G. (1991). Acoustic signals of the nocturnal lizard Gekko gecko: Analysis of the long complex sequence. Bioacoustics.

Duellman, W. E., & Heatwole, H. (1998). In H. G. Cogger & R. G. Zweifel

(Eds.), Encyclopedia of reptiles and amphibians (pp. xx-xx). San Francisco: Fog City Press.

Edi, P., & Irene, K. (2017). Pembelajaran dari hutan lindung Sungai Wain. Trapenbos Indonesia.

Gerhardt, C., & Huber, F. (2002). Acoustic communication in insects and anurans: Common problems and diverse solutions. University of Chicago Press.

Goin, C. J., & Goin, O. B. (1971). Introduction to herpetology. San Francisco: W. H. Freeman and Company.

Djoko, G., & Sugeng, P. H. (2018). Perilaku satwa liar (ethologi). AURA CV. Anugrah Utama Raharja. Anggota IKAPI No. 003/LPU/2013.

Haryani, & Gadis Sri. (2002). Jurnal pengolahan ekoton: Potensi, permasalahan dan strategis. Vol. no. hal: 0/0/52-63.

Hamidi, A., Nurdin, R., Muhalir, & Fitriadi, M. (2010). Laporan LIPI: Keanekaragaman jenis amfibi di hutan lindung Sungai Wain, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Haryon, M., dkk. (2019). Panduan identifikasi jenis satwa liar dilindungi “herpetofauna”. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan & Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Kurniati, H., & Hamidy, A. (2015). Variasi suara panggilan kodok Hylarana nicobariensis (Stoliczka, 1870) dari lima populasi berbeda di Indonesia (Anura: Ranidae). Jurnal Biologi Indonesia, 12(2), 165-173.

Huang, C.-J., Yang, Y.-J., Yang, D.-X., & Chen, Y.-J. (2009). Frog classification using machine learning techniques. Expert Systems with Applications.

Huang, C.-J., Chen, Y.-J., Chen, H.-M., Jian, J.-J., Tseng, S.-C., Yang, Y.-J., & Hsu, P.-A. (2014). Intelligent feature extraction and classification of anuran vocalizations. Applied Soft Computing.

Iskandar, D. T. (1998). Panduan lapangan amfibi Jawa dan Bali. Puslitbang-LIPI, Bogor.

Iskandar, D. T., & Colijn, E. (2000). Preliminary checklist of Southeast Asian and New Guinean herpetofauna. I. Amphibian. Treubia, 31, 1–134.. F., & Stuebing, R. B. (2005). A field guide to the frogs of Borneo (2nd ed.). Natural History Publications (Borneo).

Kamsi, M. (2008). Mengukur nilai konservasi amfibi dan reptil di suatu kawasan: Contoh kasus PT. Sari Bumi Kusuma Kalimantan Tengah. Warta Herpetofauna, 2(1).

Kaprawi, F., Alhadi, F., Hamidi, A., Nopandri, B., Kirschey, T., & Permana, J. (2020). Panduan lapangan amfibi di Taman Nasional Batang Gadis Sumatra Utara. Medan: Perkumpulan Amfibi Reptil Sumatra (ARS).

Kusrini, M. D., Endarwin, W., Ul-Hasanah, A., & Yazid, M. (2008).

Pengenalan herpetofauna pada pekan ilmiah kehutanan nasional. Modul pelatihan. Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Kusrini, M. D. (2013). Perilaku menjaga anak amfibi. Warta Herpetofauna, 4(3).

Kusrini, M. D. (2019). Metode survei dan penelitian herpetofauna. IPB Press.

Yang, K. L. (n.d.). Center for Conservation Bioacoustics. Cornell University. Retrieved from https://www.cornell.edu

Marcellini, D. L. (1974). Acoustic behavior of the gekkonid lizard Hemidactylus frenatus. Herpetologica.

Marquez, R., Llusia, D., Beltran, J. F., do Amaral, J. P., & Bowker, R. G. (2008). Anurans, the group of terrestrial vertebrates most vulnerable to climate change: A case study of acoustic monitoring in the Iberian Peninsula. In K.-H. Frommolt, R. Bardeli, & M. Clausen (Eds.), *International expert

Mattison, C. (2005). Encyclopedia of reptiles and amphibians. Singapore: The Brown Reference Group Plc.

Mattison, C., Bahrul, A., & Barry, C. (2011). Frogs and toads of the world dan Eyewitness guides: Amphibian. Princeton University Press.

Mistar. (2008). Panduan lapangan amfibi dan reptil di area Mawas Provinsi Kalimantan Tengah (catatan di hutan lindung Meratus). Kalimantan Tengah: BOS Foundation.

Mirdat, I., Kartikawati, S. M., & Sarma, S. (2019). Jenis satwa liar yang diperdagangkan sebagai bahan pangan di Kota Pontianak. Jurnal Hutan Lestari, 7(1), 287-295.

Nova, D. (2018). Skripsi studi tentang beberapa sub ekosistem sebagai habitat amfibi ordo Anura di kawasan hutan lindung Sungai Wain. Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman.

Dasi, O., & Shahriza, S. (2020). A checklist of amphibians at Lubuk Semilang Recreational Park, Langkawi Island, Kedah, Peninsular Malaysia. Arxius de Miscel·lània Zoològica, 18, 9–26.

Putra, K., Rizaldi, & Djong Hong Tjong. (2012). Komunitas Anura (amphibian) pada tiga tipe habitat perairan di kawasan hutan harapan

Jambi. Jurnal Biologi Universitas Andalas, 1(2), 156-165.

Pye, J. D., & Langbauer, W. R. (1998). Ultrasound and infrasound. In S. L. Hopp, M. J. Owren, & C. S. Evans (Eds.), Animal acoustic communication: Sound analysis and research methods (pp. xx-xx). Springer-Verlag.

Inger, R. F., Stuebing, R. B., Grafe, T. U., & Dehling, J. M. (2017). A field guide to the frogs of Borneo (3rd ed.). Natural History Publications (Borneo).

Rustam. (2017). Survei singkat mamalia di hutan dipterocarpa dataran rendah hutan lindung Batu Berok Long Pahangai, Kalimantan Timur. Ulin Fahutan Unmul Samarinda.

Riza, D. M., & Niakhairani, P. M. (2016). Vegetasi. Academia. Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang.

Azizah, S. A., Kissinger, K., Nugroho, Y., & Fauzi, H. (2020). Analisis vegetasi hutan kerangas di Arboretum Nyaru Menteng Kalimantan Tengah. Serambi Engineering, 1 Januari.

Sarminah, S. A., Aipassa, D. R., & Agusdin, M. I. (2022). Kualitas air pada DAS Bugis dan Wain di kawasan hutan lindung Sungai Wain, Universitas Mulawarman. Ulin-JHut Trop, 4(2), September.

Sri, S., Dyna, R. A., & Agusdin, M. I. (2020). Kualitas air pada DAS Bugis dan DAS Wain di kawasan hutan lindung Sungai Wain Balikpapan. Ulin-J Hut Trop, 4(2), 77-91. http://e-journals.unmul.ac.id

Surahman, M., Junardi, & Tri Rima, S. (2018). Komposisi jenis katak (Anura) di Taman Nasional Gunung Palun, Kalimantan Barat. Jurnal Photobiont, 7(3), 97-110.

Syazali, M., Idrus, A. A., & Hadiprayitno, G. (2017). Analisis multivariat dari faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap struktur komunitas amfibi di Pulau Lombok. Jurnal Pendidikan Biologi, 10(2), 68–75.

Vergne, A. L., Pritz, M. B., & Mathevon, N. (2009). Acoustic communication in crocodilians: From behaviour to brain. Biological.Erb, W. M. (2022). Introduction to bioacoustics Fakultas Kehutanan, UNMUL.

Yani, A., Syafruddin, S., & Erianto. (2015). Keanekaragaman jenis amfibi ordo Anura di kawasan hutan lindung Semahung Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari, 3(1), 15-20.




DOI: http://dx.doi.org/10.32522/ujht.v9i1.11718

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Gresya Munda,Chandradewana Boer, Sutedjo, Mochamad Syoim

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Ulin : Jurnal Hutan Tropis

Forestry Faculty of Mulawarman University

Jl. Penajam Kampus Gunung Kelua Samarinda 75123

E-Mail: ulin.jhuttrop@fahutan.unmul.ac.id

Support Contact

Lisa Andani
Phone: 0831-5359-8753
Email: ulin.jhuttrop@gmail.com

Description: Description: UJHT Visitors Stats Description: Creative Commons License
ULIN: Jurnal Hutan Tropis by http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/UJHT/ eISSN: 2599-1183 is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International