Efektifitas beberapa tumbuhan air untuk meningkatkan kualitas limbah cair industri tahu pada pabrik tahu podomoro Desa Sebidai Kecamatan Sesayap Kab. Tana Tidung

Esrahwati Esrahwati, Etty Riani, Subekti Nurmawati

Abstract


Industri tahu adalah industri yang menghasilkan  limbah  cair  yang  mengandung  senyawa  organik  dan  anorganik, sehingga  berdampak  negatif  terhadap  lingkungan  dan  masyarakat  sekitar.  Upaya  untuk  mengatasi pencemaran   akibat   limbah   dilakukan   dengan   cara   fitoremediasi   menggunakan   berbagai macam tanaman air. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis uji penurunan kadar pencemar air limbah tahu ditinjau dari parameter BOD, COD, TSS, suhu dan pH menggunakan metode fitoremediasi dengan memanfaatkan tanaman air (eceng gondok, kangkung air, dan ganggang), menganalisis perbandingan efektifitas fitoremediasi dari tiga tanaman air (eceng gondok, kangkung air dan ganggang) dalam menurunkan kadar pencemar air limbah tahu (BOD, COD ,TSS, suhu dan pH) dan menganalisis pengaruh konsentrasi limbah terhadap penurunan kadar pencemar limbah dalam meningkatkan kualitas air limbah, dengan konsentrasi limbah pada fitoremediasi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok, dengan perlakuan jenis tanaman air (T) yaitu eceng gondok, ganggang, dan kangkung serta konsentrasi air limbah tahu (L).  Parameter penelitian adalah: BOD, COD, TSS, pH, dan suhu. Hasil penelitian jenis tanaman air yang memiliki efektivitas paling tinggi dalam menurukan kadar cemaran limbah (BOD, COD, dan TSS) adalah tanaman ganggang. Pada perlakuan konsentrasi limbah, diperoleh hasil bahwa semakin tinggi konsentrasi limbah tahu yang digunakan, maka efektivitas penurunan cemaran limbah akan semakin kecil.

Keywords


efektivitas, fitoremediasi, ganggang, limbah tahu

Full Text:

PDF

References


Ahmad, H., & Adiningsih, R. (2019). Efektivitas metode fitoremediasi menggunakan tanaman eceng gondok dan kangkung air dalam menurunkan kadar BOD dan TSS pada limbah cair industri tahu. Jurnal Farmasetis, 8(2), 31-38.

Amri, A., & Widayatno, T. (2023). Penurunan kadar BOD, COD, TSS, dan pH pada limbah cair tahu dengan menggunakan biofilter. Inovasi Teknik Kimia, 8(1), 6-10.

Anwar, A. (2020). Pengolahan limbah cair industri tahu dengan menggunakan biofilter [Master's thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh].

Arief, L. M. (2016). Pengolahan limbah industri: Dasar-dasar pengetahuan dan aplikasi di tempat kerja. Yogyakarta: Andi.

Faisal, M. I. (2020). Efektivitas serbuk biji kelor (Moringa oleifera) pada proses koagulasi flokulasi limbah cair pabrik tahu di Kelurahan Selili Kota Samarinda. Samarinda: Fakultas Kesmas Universitas Mulawarman.

Garini, M. P., Cahyani, R. W., Oktarina, Y., & Amrina, D. H. (2021). Dampak aktivitas ekonomi: Produksi pembuatan tahu terhadap pencemaran lingkungan. Holistic Journal of Management Research, 6(2), 30-42.

Muhajir, M. S. (2013). Penurunan limbah cair BOD dan COD pada industri tahu menggunakan tanaman cattail (Typha angustifolia) dengan sistem constructed wetland. [Skripsi, Universitas Negeri Semarang].

Padmaningrum, R., & Tien, A. Y. (2014). Pengaruh biomasa melati air (Echinodorus palaefolius) dan teratai (Nymphaea firecrest) terhadap kadar fosfat, BOD, COD, TSS, dan derajat keasaman limbah cair laundry. Jurnal Penelitian Saintek, 19(2), 64-74.

Pagoray, H., Sulistyawati, & Fitriyani. (2021). Limbah cair industri tahu dan dampaknya terhadap kualitas air dan biota perairan. Jurnal Pertanian Terpadu, 9(1), 53-65.

Ponty, A. J. (2018). Studi perbandingan kemampuan tanaman eceng gondok dan kangkung air dalam menurunkan COD dan amonia dari pengolahan lanjut biofilter anaerob media sarang tawon. [Skripsi]. Universitas Sumatera Utara Medan.

Pramita, A., & Puspita, E. D. (2019). Penurunan BOD dan TSS pada pengolahan limbah cair domestik dengan proses anaerobik biofilter. Journal of Research and Technology, 5(1), 21-29.

Rohmah, S. N., Rudkianto, H., & Halil, N. (2018). Efisiensi tanaman Azolla pinnata dalam menurunkan kadar COD (Chemical Oxygen Demand) pada limbah cair sohun di Desa Arcawinangun Kecamatan Purwokerto Timur. Jurnal Keslingmas, 38(1), 1-123.

Sudiro, & Ayudyaningtya, A. (2013). Kajian efektivitas tanaman air Lemna minor dan Hydrilla verticillata dalam mereduksi BOD dan COD sebagai upaya perbaikan kualitas limbah cair industri tahu. Jurnal Spectra, 11, 53-67.

Unisah, S., & Akbari, T. (2020). Pengolahan limbah cair tahu dengan metode fitoremediasi tanaman Azolla microphylla pada industri tahu B Kota Serang. Ejournal LPPM Unbaja, 3(2), 73-86.

Vidyawati, D. S., & Fitrihidajati, H. (2019). Pengaruh fitoremediasi terhadap enceng gondok (Eichhornia crassipes) melalui pengenceran terhadap kualitas limbah cair industri tahu. Lantera Bio, 8(2), 113-119.

Winara, I. (2016). Pemanfaatan kangkung air (Ipomoea aquatica Forsk) untuk menurunkan konsentrasi amonia, nitrit, dan nitrat pada limbah cair industri tahu. Jurnal FMIPA UNS.




DOI: http://dx.doi.org/10.32522/ujht.v9i1.14801

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Esrahwati Esrahwati, Etty Riani, Subekti Nurmawati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Ulin : Jurnal Hutan Tropis

Forestry Faculty of Mulawarman University

Jl. Penajam Kampus Gunung Kelua Samarinda 75123

E-Mail: ulin.jhuttrop@fahutan.unmul.ac.id

Support Contact

Lisa Andani
Phone: 0831-5359-8753
Email: ulin.jhuttrop@gmail.com

Description: Description: UJHT Visitors Stats Description: Creative Commons License
ULIN: Jurnal Hutan Tropis by http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/UJHT/ eISSN: 2599-1183 is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International