Efektifitas beberapa tumbuhan air untuk meningkatkan kualitas limbah cair industri tahu pada pabrik tahu podomoro Desa Sebidai Kecamatan Sesayap Kab. Tana Tidung
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ahmad, H., & Adiningsih, R. (2019). Efektivitas metode fitoremediasi menggunakan tanaman eceng gondok dan kangkung air dalam menurunkan kadar BOD dan TSS pada limbah cair industri tahu. Jurnal Farmasetis, 8(2), 31-38.
Amri, A., & Widayatno, T. (2023). Penurunan kadar BOD, COD, TSS, dan pH pada limbah cair tahu dengan menggunakan biofilter. Inovasi Teknik Kimia, 8(1), 6-10.
Anwar, A. (2020). Pengolahan limbah cair industri tahu dengan menggunakan biofilter [Master's thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh].
Arief, L. M. (2016). Pengolahan limbah industri: Dasar-dasar pengetahuan dan aplikasi di tempat kerja. Yogyakarta: Andi.
Faisal, M. I. (2020). Efektivitas serbuk biji kelor (Moringa oleifera) pada proses koagulasi flokulasi limbah cair pabrik tahu di Kelurahan Selili Kota Samarinda. Samarinda: Fakultas Kesmas Universitas Mulawarman.
Garini, M. P., Cahyani, R. W., Oktarina, Y., & Amrina, D. H. (2021). Dampak aktivitas ekonomi: Produksi pembuatan tahu terhadap pencemaran lingkungan. Holistic Journal of Management Research, 6(2), 30-42.
Muhajir, M. S. (2013). Penurunan limbah cair BOD dan COD pada industri tahu menggunakan tanaman cattail (Typha angustifolia) dengan sistem constructed wetland. [Skripsi, Universitas Negeri Semarang].
Padmaningrum, R., & Tien, A. Y. (2014). Pengaruh biomasa melati air (Echinodorus palaefolius) dan teratai (Nymphaea firecrest) terhadap kadar fosfat, BOD, COD, TSS, dan derajat keasaman limbah cair laundry. Jurnal Penelitian Saintek, 19(2), 64-74.
Pagoray, H., Sulistyawati, & Fitriyani. (2021). Limbah cair industri tahu dan dampaknya terhadap kualitas air dan biota perairan. Jurnal Pertanian Terpadu, 9(1), 53-65.
Ponty, A. J. (2018). Studi perbandingan kemampuan tanaman eceng gondok dan kangkung air dalam menurunkan COD dan amonia dari pengolahan lanjut biofilter anaerob media sarang tawon. [Skripsi]. Universitas Sumatera Utara Medan.
Pramita, A., & Puspita, E. D. (2019). Penurunan BOD dan TSS pada pengolahan limbah cair domestik dengan proses anaerobik biofilter. Journal of Research and Technology, 5(1), 21-29.
Rohmah, S. N., Rudkianto, H., & Halil, N. (2018). Efisiensi tanaman Azolla pinnata dalam menurunkan kadar COD (Chemical Oxygen Demand) pada limbah cair sohun di Desa Arcawinangun Kecamatan Purwokerto Timur. Jurnal Keslingmas, 38(1), 1-123.
Sudiro, & Ayudyaningtya, A. (2013). Kajian efektivitas tanaman air Lemna minor dan Hydrilla verticillata dalam mereduksi BOD dan COD sebagai upaya perbaikan kualitas limbah cair industri tahu. Jurnal Spectra, 11, 53-67.
Unisah, S., & Akbari, T. (2020). Pengolahan limbah cair tahu dengan metode fitoremediasi tanaman Azolla microphylla pada industri tahu B Kota Serang. Ejournal LPPM Unbaja, 3(2), 73-86.
Vidyawati, D. S., & Fitrihidajati, H. (2019). Pengaruh fitoremediasi terhadap enceng gondok (Eichhornia crassipes) melalui pengenceran terhadap kualitas limbah cair industri tahu. Lantera Bio, 8(2), 113-119.
Winara, I. (2016). Pemanfaatan kangkung air (Ipomoea aquatica Forsk) untuk menurunkan konsentrasi amonia, nitrit, dan nitrat pada limbah cair industri tahu. Jurnal FMIPA UNS.
DOI: http://dx.doi.org/10.32522/ujht.v9i1.14801
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Esrahwati Esrahwati, Etty Riani, Subekti Nurmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ulin : Jurnal Hutan Tropis |
Forestry Faculty of Mulawarman University Jl. Penajam Kampus Gunung Kelua Samarinda 75123 E-Mail: ulin.jhuttrop@fahutan.unmul.ac.id |
Support Contact Lisa Andani |
|