Eksplorasi jenis bambu penghasil bigar dan karakteristik bigar bambu dari Desa Suruh Tembawang Kabupaten Sanggau

Lolyta Sisillia, Julia Eny, Hikma Yanti

Abstract


Bigar merupakan zat silika berbentuk kristal yang terdapat pada rongga ruas bambu dari jenis bambu tertentu. Tujuan penelitian yaitu untuk mengidentifikasi jenis-jenis bambu penghasil bigar dan menjelaskan karakteristik fisik bigar bambu dari Desa Suruh Tembawang Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau. Penelitian menggunakan metode survei eksplorasi, dengan mendatangi lokasi tempat tumbuh bambu dan mendata bambu-bambu yang menghasilkan bigar melalui bantuan informasi masyarakat pencari bigar. Identitas bambu penghasil bigar diperoleh melalui identifikasi dengan mengamati ciri-ciri morfologi bambu. Karakteristik fisik bigar dengan cara pengamatan langsung di rongga batang bambu dan di tempat pengumpulan bigar. Teridentifikasi bambu penghasil bigar adalah Schizostachyum brachycladum Kurz. dan Gigantochloa apus (Schult.f) Kurz. Ciri-ciri khusus batang bambu sebagai tanda bahwa terdapat keberadaan bigar dalam rongga ruas bambu yaitu dengan adanya perubahan pada kondisi batang bambu dan warna kulit pada ruas batang bambu. Karakteristik bigar bambu di Desa Suruh Tembawang memiliki tekstur yang padat dan berwarna putih kusam. Karakteristik fisik bigar asal Desa Suruh Tembawang sudah sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan oleh Badan Karantina Pertanian, yaitu kualitas bigar kelas A, B, dan C.

Keywords


bambu, bigar, Gigantochloa apus,identifikasi

Full Text:

PDF

References


Anjum A. 2019. Tabasheer (Bambusa arundinaceae Retz.) A Plant Origin Drug Of Unani Medicine. Journal of Ayurvedic and Herbal Medicine, 5(1): 31-34.

Balai Besar Karantina Pertanian Belawan. 2019. Standar Pemeriksaan Dan Persyaratan Ekspor Bigar Bambu. Diakses 17 Januari 2023. https://youtu.be/-kxNPa5YxC4.

Brata A, Tavita GE, Oramahi HA. 2022. Etnobotani bahan kerajinan anyaman dari hasil hutan bukan kayu oleh Masyarakat Desa Mekar Raya Kecamatan Simpang Dua Kabupaten Ketapang. Jurnal Hutan Lestari, 10(1): 207-219.

Dahyanti, Hardiansyah G, Sisillia L. 2019. Pemanfaatan HHBK penghasil kerajinan tangan anyaman oleh Masyarakat Desa Pangkalan Buton Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara. Jurnal Hutan Lestari, 7(4) : 1512-1523.

Dharmananda S. 2004. Bamboo as Medicine.Institute for Traditional Medicine. (OR). Portland. Oregon.

Ekspor Pertanian Indonesia. 2020. Ekspor Bigar Bambu, Isi Ruas Bambu. Diakses 09 Maret 2023. https://youtu.be/-v6ZUrVNhaA.

Febrianti. 2022. Pengetahuan Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Bambu Sebagai Tumbuhan Obat. Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 5(1):221-234.

Hartanto L. 2011. Seri Buku Informasi dan Potensi Pengelolaan Bambu Taman Nasional Alas Purwo. Banyuwangi (ID). TNAP (Taman Nasional Alas Purwo) Press.

Junisa, Oramahi HA, Tavita GE. 2019. Studi Pemanfaatan Jenis Bambu Oleh Masyarakat Dayak Bakati di Hutan Adat Desa Tanjung Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang. Jurnal Hutan Lestari,7(3):1424-1433.

Karantina Pertanian Belawan. 2019. Bigar bambu/ bamboo champer/ tian zhu huang untuk ekspor. Diakses 13 November 2023. http://www.peppercassiaclove.com/product/jual bigar bambu bamboo champer tian zhu huang untuk export 7183611.

Klinowski J, Cheng JF,Sanz J, Rojo JM,Mackay AL. 1998. Structural studies of tabasheer, an opal of plant origin. Philosophical Magazine A, 77(1):201-216.

Maji JK. 2018. Bambusha: Realm of Indian Traditional Medicine. Nirma Univ J Pharm Sci, 5(1): 65-72.

Naulandari M, Kurniatuhadi R, Rahmawati. 2022. Fermentasi rabung bambu apus (Gigantochloa apus) secara spontan dan karakter hasil yang difermentasi. Jurnal Protobiont, 11(3): 77-80.

Navia ZI. 2020. Pemanfaatan Bambu oleh Masyarakat di Kecamatan Tenggulun Kabupaten Aceh Tamiang. Jurnal Biological Samudra, 2(1): 10-19.

Pradityo T, Santoso N, Zuhud EA. 2016. Etnobotani di kebun tembawang Suku Dayak Iban, Desa Sungai Mawang, , Kalimantan

Barat. Media Konservasi, 21(2): 183-198.

Prajapati N. 2004. A Handbook Of Medicinal Plants, A Complete Source Book, II Medicinal Plants A to Z. Agrobios. India. (IN). hlm. 82.

Ridwansyah, Husni H, Wulandari RS. 2015. Keanekaragaman jenis bambu di Hutan Kota Kelurahan Bunut Kabupaten Sanggau. Jurnal Hutan Lestari, 3(2): 199-207.

Romansyah E, Dewi ES, Suhairin, Muanah, Ridho R, 2019. Identifikasi Senyawa Kimia Daun Bambu Segar Sebagai Bahan Penetral Limbah Cair. Jurnal Agrotek, 6(2): 77-81

Singh J. 2015. Vansalochana (Tabasheer)-bamboo silica (Bamboo manna). AyurTimes website. Diakses 4 april 2023. http://www.ayurtimes.com/.

Sinyo Y, Sirajudin N, Hasan S. 2017. Pemanfaatan Tumbuhan Bambu: Kajian Empiris Etnoekologi Pada Masyarakat Kota Tidore Kepulauan. Jurnal Sanitifika, 1(2): 34-44.

Sisillia L, Junisa, Fazrian M. 2023. Studi pemanfaatan bambu di Kawasan Hutan Adat Penyanggar Desa Cipta Karya Kabupaten Bengkayang. Ulin: Jurnal Hutan Tropis,7(2): 224-234.

Vinsensia MS, Herawatiningsih R, Tavita GE. 2020. Keanekaragamana jenis bambu di Kawasan Kebun Raya Sambas Kecamatan Subah Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari, 8(1):10-21.

Widjaja EA. 2001. Identikit Jenis -jenis Bambu di Jawa, LIPI - Seri Panduan Lapangan. Bogor (ID). Puslitbang Biologi -LIPI.

Widjaja EA. 2019. The spectacular Indonesia Bamboos. Polagrade. Jakarta. 188.




DOI: http://dx.doi.org/10.32522/ujht.v8i2.15514

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Julia Eny, Lolyta Sisillia, Hikma Yanti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Ulin : Jurnal Hutan Tropis

Forestry Faculty of Mulawarman University

Jl. Penajam Kampus Gunung Kelua Samarinda 75123

E-Mail: ulin.jhuttrop@fahutan.unmul.ac.id

Support Contact

Lisa Andani
Phone: 0831-5359-8753
Email: ulin.jhuttrop@gmail.com

Description: Description: UJHT Visitors Stats Description: Creative Commons License
ULIN: Jurnal Hutan Tropis by http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/UJHT/ eISSN: 2599-1183 is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International