Perhitungan kebutuhan dan pemetaan ruang terbuka di Kota Samarinda
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aipassa, M.I., Ruslim, Y., Sukartiningsih, Ibrahim. (2017). Pengembangan ruang terbuka hijau pada beberapa kota di Kalimantan Timur. Mulawarman Press. Samarinda.
Aipassa, M.I., Sukartiningsih, Ibrahim, Ruslim, Y., & Kristingrum, R. (2023). Prospek pengembangan infrastruktur hijau sebagai bagian integral pembangunan hutan kota. Mulawarman Press. Samarinda.
Anguluri, R., & Narayanan, P. (2017). Role of green space in urban planning: Outlook towards smart cities. Urban Forestry and Urban Greening, 25, 58–65. https://doi.org/10.1016/j.ufug.2017.04.007
Arsandrie, Y. & Widayanti, E. (2018). Perhitungan ruang terbuka hijau di Kecamatan Kartasura Sukoharjo berdasarkan luas wilayah, jumlah penduduk, dan kebutuhan O2. Sinektika: JurnalArsitektur, 15(2), 93-98.
Brilhante, O., & Klaas, J. (2018). Green city concept and a method to measure green city performance over time applied to fifty cities globally: influence of GDP, population size and energy efficiency. Sustainability 10(2031). https://doi.org/10.3390/su10062031
Caesarina, H. M., & Rahmani, D. R. (2019). Penyediaan ruang terbuka hijau dengan pendekatan kota hijau pada perkotaan Martapura. Jurnal Planoearth, 4(1), 11. https://doi.org/10.31764/jpe.v4i1.712
Cafuta, M. R. (2015). Open space evaluation methodology and three-dimensional evaluation model as a base for sustainable development tracking. Sustainability, 7, 13690–13712. https://doi.org/10.3390/ su71013690
Gunawan, S., Karyati, & Syafrudin, M. (2021). Kandungan polutan pada daun Angsana (Pterocarpus indicus Willd.) di Kota Samarinda. Jurnal Riset Pembangunan, 3(2), 46-54.
Handiyatmo, D., Sahara, I. & Rangkuti, H. (2010). Pedoman perhitungan proyeksi penduduk dan angkatan kerja. Badan Pusat Statistik. Jakarta.
Imansari, N. & Khadiyanta, P. (2015). Penyediaan hutan kota dan taman kota sebagai ruang terbuka hijau (RTH) publik menurut preferensi masyarakat di kawasan pusat kota Tangerang. Ruang, 1(3), 101–110.
Klosterman & Richard E. (1990). Community analysis and planning techniques. Savage.Rowman & Littlefield. USA.
Knobel, P., Dadvand, P., & Maneja-zaragoza, R. (2019). A systematic review of multi-dimensional quality assessment tools for urban green spaces. Health and Place, 59, 102198.
https://doi.org/10.1016/j.healthplace.2019.102198
Lebang, S.S., Siswanto, H., Ariyanto, Ruslim, Y. (2023). Perhitungan kebutuhan dan pemetaan ruang terbuka hijau di kota Bontang. Jurnal Agrifor, 22(2), 333-344 DOI:https://doi.org/10.31293/ agrifor.v22i2.6827
Mahipal, Setiadhi, A.N., Sasiras, A.A., Irawan, L. & Abdullah, N. (2024). Upaya peningkatan ruang terbuka hijau pada Kawasan Bogor. Indonesian Jurnal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 2(4), 1904-1913 DOI: https://doi.org/10.62976/ijijel.v2i4.732
Nawangsar, G.M. dan Mussadun (2018). Hubungan keberadaan ruang terbuka hijau dengan kualitas udara di kota Semarang. Ruang, 4(1), 11-20. DOI: https://doi.org/10.14710/ruang.4.1.11-20
Rizki, S. & Muhksin, D. (2019). Kajian peningkatan kuantitas dan kualitas ruang terbuka hijau di jalan Jendral Ahmad Yani Kota Sukabumi. Prosiding Perencanaan Wilayah dan Kota, 5(2), 335–341.
Sadali, M.I, Intizhar, F. & Aisyah (2017). Analisis ketersediaan fasilitas sosial di Kabupaten Banjarnegara, sebagai pendukung kondisi darurat bencana dan pengembangan wilayah. Media Komunikasi Geografi, 18(2), 128–145 DOI: https://doi.org/10.23887/mkg.v18i2.12517
Santoso, E.B., Rahmadanita, A. & Ryandana, M.D. (2022) Ruang terbuka hijau di Kota Samarinda: Pencapaian, permasalahan dan upayanya. Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja, 48(1), 103-126. DOI: https://doi.org/10.33701/jipwp.v48i1.2828
Sihaloho, C.L., Saroinsong, F.B. & Kalangi, J.I. (2022). Persepsi dan peran pengunjung
terhadap pengelolaan hutan kota patriot bina bangsa Kota Bekasi. Agri-Sosioekonomi, 18(1), 159-168 DOI: https://doi.org/10.35791/agrsosek.v18i1.55196
Suciyani, W.O. & Hinanti, A.N. (2021). Analisisi kesesuaian ruang hijau pada hutan kota untuk perencanaan kota berkelanjutan. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 17(1), 83-93. DOI: https://doi.org/10.14710/pwk.v17i1.32889.
Warsilan (2019). Dampak perubahan guna lahan terhadap kemampuan resapan air (Kasus: Kota Samarinda). Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 1(1), 69-82. DOI: 10.14710/pwk.v15i1.20713
Wisesa, S.P.C. (1998). Studi pengembangan hutan kota di wilayah Kotamadya Bogor. Fakultas Kehutanan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
DOI: http://dx.doi.org/10.32522/ujht.v9i1.18670
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Hari Siswanto, Gilbert Renaldi Manulang, Ariyanto, Yosep Ruslim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ulin : Jurnal Hutan Tropis |
Forestry Faculty of Mulawarman University Jl. Penajam Kampus Gunung Kelua Samarinda 75123 E-Mail: ulin.jhuttrop@fahutan.unmul.ac.id |
Support Contact Lisa Andani |
|